c

Thursday, 4 November 2010

POTENSI BUDAYA DI KECAMATAN GALUR KABUPATEN KULONPROGO

1. Kecamatan Galur terdiri dari tujuh desa yang mempunyai potensi budaya baik fisik maupun non fisik.
Benda Cagar Budaya Tak Bergerak yang ada di Kecamatan Galur adalah Masjid Galur / Trayu, lokasinya di Desa Tirtorahayu, periodisasinya Masa Islam.

2. Potensi kesenian yang ada di Kecamatan Galur adalah sebagai berikut :
Band UKHT Nada, OM Banteng Mataram, Reog Ringin Budoyo, Campursari Laras Manunggal, Karawitan Manunggal Roso, Al Barjanji Qoirun Nisa, Jatilan, Wayang Orang, Ketoprak.

3. Selain potensi budaya tersebut di atas, Kecamatan Galur juga mempunyai potensi upacara adat yaitu Upacara Baritan.
Upacara Baritan lokasinya di Desa Banaran, waktu pelaksanaannya bulan Syuro hari Selasa atau Jumat Kliwon setelah Dhuhur, pelakunya masyarakat Desa Banaran.
Labuhan di Laut Selatan sebagai persembahan dan penghormatan kepada Kanjeng Ratu Kidul agar masyarakat Trisik dan Banaran dihindarkan dari bahaya ancaman dari Kyai Baru Klinthing dan Bala Tentaranya yang berupa makhluk halus dari Gunung Merapi.

POTENSI BUDAYA DI KECAMATAN KRETEK KABUPATEN BANTUL

1. Kecamatan Kretek terdiri dari lima desa yaitu Desa Tirtomulyo, Desa Parangtritis, Desa Donotirto, Desa Tirtosari dan Desa Tirtohargo.
Benda Cagar Budaya yang ada di Kecamatan Kretek adalah Makam Syeh Maulana Magribi, Makam Panembahan Selohening, Makam Syeh Bela Belu, Makam Dipokusumo, Makam Aris Boyo, Makam Jimat Bengkowo, Makam Kili Suci, Masjid At-Taqorub, Mushola Mancingan, Petilasan Parangkusumo, Petilasan Ngrawa Aji, Gua Panepen, Gua Langse.

2. Potensi kesenian yang ada di Kecamatan Kretek adalah sebagai berikut :
-  Karawitan
Terdapat di Desa Tirtomulyo, Desa Parangtritis, Desa Donotirto, Desa Tirtosari, dan Desa Tirtohargo.   Organisasi yang tertua adalah Among Budoyo terdapat di Tegal Desa Donotirto, berdiri pada tahun 1975.
-  Ketoprak
Terdapat di Desa Tirtomulyo, Desa Parangtritis, Desa Donotirto, Desa Tirtosari, dan Desa Tirtohargo.   Organisasi yang tertua adalah Timbul Budaya terdapat di Tegal Desa Donotirto, berdiri pada tahun 1975.
-  Wayang Orang
Terdapat di Grogol XI Desa Parangtritis organisasinya Wuri Budoyo dan di Muneng Desa Tirtohargo organisasinya Tri Roso Budoyo.
-  Jatilan
Terdapat di Muneng Desa Tirtohargo organisasinya Sentuh Budoyo dan di Tapuran Desa Tirtosari organisasinya Kuda Lumping.
-  Macapat
Terdapat di Desa Donotirto organisasinya Sukro Kasih dan Mekar Budaya.
-  Keroncong
Terdapat di Desa Donotirto organisasinya Melati Laras dan Remaja Budaya.
-  Slawatan
Terdapat di Desa Tirtomulyo, Desa Parangtritis, Desa Donotirto, dan Desa Tirtosari. Organisasi yang tertua adalah Maulana Magribi terdapat di Grogol IX Desa Parangtritis, berdiri pada tahun 1965.

3. Potensi upacara adat yang ada di Kecamatan Kretek adalah Labuhan Pisungsung Jaladri, Labuhan Alit, Labuhan Ageng, Labuhan Hondodento, Melasti, Ngliwet Pitik, dan Upacara Bersih Desa Parangtritis.

POTENSI BUDAYA DI KECAMATAN PAKEM KABUPATEN SLEMAN

1. Kecamatan Pakem terdiri dari lima desa yang mempunyai potensi Benda Cagar Budaya dan potensi kesenian.
Potensi Benda Cagar Budaya yang ada di Kecamatan Pakem adalah sebagai berikut :
- Situs Tawangrejo, lokasinya di Desa Purwobinangun, periodisasinya Masa Klasik,  berupa sisa pondasi bangunan candi.
- Situs Candi, lokasinya di Desa Purwobinangun, periodisasinya Masa Klasik,  berupa sisa pondasi bangunan candi.
- Situs Ceper, lokasinya di Desa Purwobinangun, periodisasinya Masa Klasik,  berupa sisa pondasi bangunan candi.
- Situs Wringinrejo, lokasinya di Desa Purwobinangun, periodisasinya Masa Klasik,  berupa sisa pondasi bangunan candi.

2. Potensi kesenian yang ada di Kecamatan Pakem adalah sebagai berikut :
- Jatilan
   Terdapat di Kuweron, Samberembe, Bulus Lor, Bulus Kidul, Desa Candibinangun   dan Turga Gede Desa Harjobinangun.
- Karawitan
   Terdapat di Paraksari, Sambi, Sempu, Desa Pakembinangun. Organisasi yang tertua adalah Muda Wirama berdiri tahun 1981 dipimpin oleh Pratiwi Wibawa.
- Ketoprak
   Terdapat di Sambi, Desa Pakembinangun. Nama organisasinya PS Manunggal, berdiri pada tahun 1992.
- Macapat
   Terdapat di Paraksari, Desa Pakembinangun. Nama organisasinya Sekar Melati, berdiri pada tahun 1996.
- Slawatan
   Terdapat di Kempur, Desa Candibinangun. Nama organisasinya Rasikin, berdiri pada tahun 2001.
- Campursari
   Terdapat di Sempu, Desa Pakembinangun dan di Paraksari, Desa Pakembinangun.

POTENSI BUDAYA DI KECAMATAN PATUK KABUPATEN GUNUNGKIDUL

1. Kecamatan Patuk terdiri dari sebelas desa yang mempunyai potensi budaya.   Diantara sebelas desa tersebut ada satu desa yang termasuk Desa Budaya yaitu Desa Putat.
Desa Putat mempunyai potensi kerajinan topeng kayu dan potensi kesenian.
Potensi kesenian yang ada di Kecamatan Patuk adalah sebagai berikut :
-  Badui
    Terdapat di Ploso Kerep Desa Bunder, organisasinya Tunas Budaya, berdiri pada tahun 1987.
-  Karawitan
    Terdapat di Plumbungan Desa Putat dan di Kerjan Desa Beji.
-  Kroncong
    Terdapat di Desa Nglanggeran, organisasinya Bukit Irama Abadi, berdiri pada tahun 1993.
-  Ketoprak
    Terdapat di Desa Nglegi, Desa Patuk, Desa Nglanggeran, Desa Terbah, Desa Beji dan Desa Semoyo.   Organisasi yang tertua adalah Taruna Budaya, berdiri pada tahun 1982.
-  Reog
    Terdapat di Gedali Desa Beji, organisasinya Sidodadi, berdiri pada tahun 1981.
-  Jatilan
    Terdapat di Desa Pengkok, Desa Ngorooro, Desa Nglanggeran dan Desa Patuk. Organisasi yang tertua adalah Sombo Rantiyem, berdiri pada tahun 1975.
-  Wayang Orang Topeng
    Terdapat di Bobung Desa Putat, organisasinya Ngesti Budaya, berdiri pada tahun 1992.
-  Emprak
    Terdapat di Senggotan Desa Ngorooro, organisasinya Mubarok Darusma, berdiri pada tahun 1990.
-  Teater
    Terdapat di Desa Patuk, organisasinya Jaka Lodhang, berdiri pada tahun 1984.

2. Selain potensi kesenian tersebut di atas, setiap desa di Kecamatan Patuk melaksanakan Rasulan, upacara bersih desa, antara bulan Suro dan Sapar, setelah panen selesai, pelakunya adalah masyarakat desa.

POTENSI BUDAYA DI KECAMATAN SEMANU KABUPATEN GUNUNGKIDUL

1. Kecamatan Semanu terdiri dari lima desa yang mempunyai potensi budaya baik fisik maupun non fisik.
Benda Cagar Budaya yang ada di Kecamatan Semanu adalah Situs Semanu, lokasinya di Semanu Kidul Desa Semanu, periodisasinya Masa Prasejarah, ditemukan Menhir dua buah.

2. Potensi kesenian yang ada di Kecamatan Semanu adalah sebagai berikut :
-  Karawitan
    Terdapat di lima desa yang ada di Kecamatan Semanu yaitu Desa Pacarejo, Desa Candirejo, Desa Dadapayu, Desa Ngeposari, dan Desa Semanu.   Organisasi yang tertua Krida Wirama berdiri pada tahun 1972.
-  Slawatan
    Terdapat di Desa Pacarejo, Desa Candirejo, dan Desa Ngeposari.   Organisasi yang tertua Al Amin berdiri pada tahun 1970.
-  Jatilan
    Terdapat di Nangsri Kidul, Desa Candirejo.
-  Reog
    Terdapat di Desa Pacarejo, Desa Candirejo, Desa Dadapayu, dan Desa Ngeposari.   Organisasi yang tertua Ngesti Luhur berdiri pada tahun 1986.
-  Wayang Orang
    Terdapat di Munggi Pasar, Desa Semanu.   Organisasinya Puspita Muda Budaya berdiri pada tahun 1993.
-  Ketoprak
    Terdapat di Desa Pacarejo, Desa Candirejo, dan Desa Semanu.   Organisasi yang tertua Eko Budoyo berdiri pada tahun 1970.

3. Upacara Adat yang ada di Kecamatan Semanu adalah sebagai berikut :
-  Upacara Bersih Tlogo
    Terdapat di Desa Pacarejo, waktu pelaksanaannya setelah panen, tiap tahun, hari Jumat Legi, pelakunya masyarakat Desa Pacarejo.   Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mohon perlindungan agar tanaman bebas dari gangguan hama melalui Kyai Jonge sebagai orang yang cikal bakal dapat memberi perlindungan keselamatan dan ketentraman, dengan upacara menyembelih kambing di pinggir Telaga Jonge..
-  Upacara Grebeg Ngenep
    Terdapat di Desa Dadapayu, waktu pelaksanaannya sesudah bulan Mulud tiap tahun, hari Jumat Wage, pelakunya masyarakat Desa Dadapayu.   Sebagai ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan sekaligus memohon agar pertaniannya diberikan hasil yang baik.   Upacara dipusatkan di Masjid Al Mutaqim.