Kamis, 04 November 2010

POTENSI BUDAYA DI KECAMATAN PANGGANG KABUPATEN GUNUNGKIDUL

1. Kecamatan Panggang terdiri dari enam desa yaitu Desa Girikerto, Desa Girisekar, Desa Girimulyo, Desa Giriwungu, Desa Giriharjo, dan Desa Balong.
Desa Girisekar termasuk Desa Budaya yang mempunyai potensi kesenian dan upacara adat.
Benda cagar budaya yang ada di Kecamatan Panggang adalah Gua Penglik dan Gua Longop, periodisasinya Masa Kolonial, temuan arca.

2. Kesenian yang ada di Kecamatan Panggang adalah sebagai berikut :
-   Karawitan
Terdapat di Desa Girimulyo, Desa Girisekar, Desa Girikerto, dan Desa Giriwungu.
    Organisasi yang tertua adalah Madya Laras, alamatnya di Desa  Giriwungu, berdiri pada tahun 1972.
-   Ketoprak
Terdapat di Desa Girikerto, Desa Girimulyo, Desa Girisekar, dan di Desa Giriharjo.
    Organisasi yang tertua adalah Cempoko Mulyo, alamatnya di Desa  Girimulyo, berdiri pada tahun 1977.
-   Jatilan
Terdapat di Desa Giriharjo, organisasinya Sedya Widodo, berdiri pada tahun 1980.
-   Slawatan
Terdapat di Desa Girimulyo dan Desa Giriharjo.
Organisasi yang tertua adalah Slawatan, berdiri pada tahun 1966.
-   Srandul
Terdapat di Desa Giriwungu dan Desa Giriharjo.
    Organisasi yang tertua adalah Lestari Budoyo, alamatnya di Desa  Giriharjo, berdiri pada tahun 1971.
-   Kroncong
Terdapat di Desa Girisekar, organisasinya Gema Irama Muda, berdiri pada tahun 1994.

3. Upacara adat yang ada di Kecamatan Panggang adalah sebagai berikut  :
-   Upacara Sadran dan Tabur Benih
     Terdapat di Desa Giriharjo.   Waktu pelaksanaan Bulan Ruwah tanggal 25, setiap tahun.   Pelakunya masyarakat.
     Upacara sadranan sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah panen raya, dan rasa kecintaan kepada Leluhur dengan doa bersama agar arwah-arwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
-   Upacara Gumbregan
     Terdapat di Desa Girisekar.   Waktu pelaksanaannya Wuku gumbre tiap tahunnya jatuh pada Senin Wage (lembu), Rabu Legi (kerbau).   Pelakunya masyarakat.
     Selamatan untuk hewan yang sering digunakan oleh petani untuk mengolah sawah (kerbau dan sapi).
-   Upacara Membuka Cupu Panjala
     Terdapat di Desa Girisekar.   Waktu pelaksanaannya setahun sekali menjelang musim hujan dengan pasaran Kliwon.   Pelakunya masyarakat Girisekar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar